PASURUAN || Fokusrakyatbicara.com — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di lingkungan RW 05 Perumahan Tembokrejo Indah, Kota Pasuruan. Beragam kegiatan dikemas dalam agenda Gebyar 17 Agustus yang berlangsung meriah pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan parade drumband yang menyusuri kawasan perumahan, dilanjutkan senam kesehatan bersama ibu-ibu dan bapak-bapak. Suasana semakin semarak ketika warga berkumpul mengikuti rangkaian acara yang menggabungkan olahraga, seni budaya, kreativitas anak, hingga hiburan masyarakat.
Mengusung semangat kebersamaan, acara diawali secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan Ketua RW 05 Nur Edi Samani, serta sambutan Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Lucky Danardono, AP., MM.
Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa dan yel-yel penyemangat yang melibatkan seluruh peserta.
Tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, Gebyar 17 Agustus tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk mempererat silaturahmi. Agenda jalan sehat menjadi salah satu kegiatan utama, disusul berbagai penampilan seperti Tari Remo, kreasi anak PAUD, kreasi TK, serta persembahan dari Sekolah Nur Mulkazam.
Kreativitas dan partisipasi warga semakin terlihat melalui penampilan Mars Ibu-Ibu PKK, kegiatan spontanitas warga, lomba lingkungan, hingga berbagai permainan dan pembagian doorprize. Kehadiran pelaku UMKM juga turut memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan produk kuliner warga kepada masyarakat yang hadir.
Ketua RW 05, Nur Edi Samani, bersama panitia berupaya menjadikan peringatan kemerdekaan bukan hanya sebagai momentum hiburan, tetapi juga sebagai sarana membangun rasa persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Semangat tersebut tercermin dari keterlibatan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, pemuda, ibu-ibu, hingga warga lanjut usia. Panggung perayaan pun menjadi ruang bersama untuk menunjukkan bahwa nilai kemerdekaan dapat dirawat melalui hal-hal sederhana: kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Gebyar 17 Agustus RW 05 Tembokrejo Indah akhirnya bukan sekadar perayaan ulang tahun kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” terus diterjemahkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui kebersamaan dan partisipasi warga.
Dengan semangat kemerdekaan yang tetap menyala, warga RW 05 menunjukkan bahwa nasionalisme tidak selalu harus hadir dalam seremoni besar. Ia dapat tumbuh dari lingkungan terkecil—dari warga yang saling menyapa, bergotong royong, berkarya, dan merayakan kebersamaan dalam satu semangat: Indonesia Merdeka, masyarakatnya semakin guyub dan kuat.
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Hadir pula Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga RW 5 Perumahan Tembok Indah yang telah mengisi momentum kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kerukunan warga terlihat dalam berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat yang melibatkan anak-anak hingga warga lanjut usia, pameran kuliner dari masing-masing RT, hingga pemanfaatan lahan terbatas untuk kegiatan produktif seperti hidroponik, budidaya ikan, dan tanaman warga.
Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi lingkungan perumahan lainnya dalam membangun kebersamaan sekaligus mengoptimalkan potensi lingkungan.
Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan, Wali Kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga RW 5. Ia berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus diperkuat, termasuk dalam mendukung berbagai rencana kegiatan dan pengembangan aktivitas warga ke depan.
Menutup sambutannya, ia berharap seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dengan suasana lingkungan yang guyub, rukun, dan sejahtera.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI RW 05, Suhadi, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini tidak semata-mata menjadi ajang seremonial, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong produktivitas masyarakat.
Menurutnya, kegiatan gerak jalan bersama menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Namun lebih dari itu, berbagai potensi yang dimiliki masyarakat, khususnya di sektor UMKM dan kuliner, perlu terus dikembangkan. Beragam produk kreativitas warga menunjukkan bahwa lingkungan RW 05 memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup besar.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Semangat kebersamaan yang sudah terbangun harus menjadi awal untuk melahirkan berbagai kegiatan produktif yang bisa berjalan secara berkelanjutan,” ujar Suhadi.
Ia juga menyoroti pemanfaatan lahan terbatas melalui konsep hidroponik sebagai salah satu bentuk inovasi warga. Lahan di sekitar rumah, meski terbatas, dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran dan cabai, bahkan dikembangkan untuk budidaya ikan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, langkah tersebut juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Menurut Suhadi, pemanfaatan pekarangan secara produktif merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan yang dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian berkembang menjadi gerakan bersama di tingkat masyarakat.
“Yang kami harapkan, setelah kegiatan ini selesai, semangat warga tidak ikut berhenti. Justru dari sekarang sampai pelaksanaan tahun berikutnya, berbagai kegiatan positif harus terus berjalan. Dengan begitu, RW 05 tidak hanya semakin guyub, tetapi juga semakin mandiri dan produktif,” tegasnya.
Suhadi menambahkan, RW 05 terdiri atas 11 RT, dengan 10 RT berada di kawasan perumahan dan satu RT berada di luar kawasan perumahan. Dengan potensi sumber daya masyarakat serta kebersamaan yang telah terbangun, ia optimistis berbagai inovasi dan kegiatan produktif dapat terus dikembangkan demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga.
“Intinya, kemerdekaan harus kita isi dengan kebersamaan, kreativitas dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Publikasi : Red@ksi.FRB.com
Diteruskan Berita Terkait
SMSI dan Sedulur Sikep Nyawiji Dorong Pemkab Pati Segera Wujudkan Media Center, Jadi Rumah Bersama Insan Pers