SUKABUMI || Fokusrakyatbicara.com — Persatuan Koperasi Desa Merah Putih Sukabumi Raya (PERKASA Merah Putih Sukabumi Raya) resmi dibentuk dalam kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Penguatan Koperasi Desa Merah Putih se-Kecamatan Sukaraja, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampoeng Ikan Resto, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, dihadiri Danramil 0607/01 Sukaraja Kapten Ahmad Amin, S.Pd.I., Pendamping Desa Hendar yang akrab disapa Pak He, pengurus Kopdes Merah Putih dari tujuh desa se-Kecamatan Sukaraja serta sejumlah pelaku usaha.
Dalam forum tersebut, Ujang Suherman, S.Pd., yang akrab dipanggil Kang Uhe, Ketua Kopdes Merah Putih Desa Pasirhalang, terpilih sebagai Ketua PERKASA Merah Putih Sukabumi Raya. Sementara Ketua Kopdes Merah Putih Desa Limbangan, Acep yang akrab dipanggil Bung Acep, sekaligus pelaku usaha jasa layanan internet, dipercaya menjadi Sekretaris Umum.
Kang Uhe mengatakan PERKASA dibentuk sebagai wadah koordinasi, komunikasi dan kerja sama antarkopdes, termasuk untuk bertukar informasi, membangun jaringan kemitraan dan memetakan peluang usaha.
“Pengembangan dan penggalian potensi desa akan menjadi prioritas kerja
PERKASA. Kopdes harus memiliki kegiatan ekonomi yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kang Uhe.
Menurutnya, PERKASA tidak hanya diperuntukkan bagi Kopdes di Kecamatan Sukaraja. Kopdes dari kecamatan lain di Kabupaten Sukabumi juga terbuka untuk bergabung dan membangun kerja sama.
Danramil 0607/01 Sukaraja Kapten Ahmad Amin, S.Pd.I., dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya konsolidasi dan koordinasi antarkopdes. Menurutnya, kerja sama diperlukan agar potensi yang dimiliki masing-masing desa dapat dikembangkan secara lebih terarah.
Sementara Pendamping Desa Hendar atau Pak He menyampaikan bahwa setiap desa memiliki potensi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pengembangan usaha Kopdes perlu disesuaikan dengan kondisi dan potensi lokal, disertai tata kelola serta pendampingan yang memadai.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kemitraan Kopdes dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama dalam penyediaan bahan baku yang bersumber dari potensi masyarakat desa.
Kusnadi yang akrab dipanggil Bung Kus mengatakan Kopdes dapat menjadi penghubung antara kebutuhan SPPG dengan petani, peternak, nelayan, UMKM, pedagang dan pelaku usaha lokal. Pelaksanaannya, kata dia, tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Selain sektor pangan, forum membahas peluang pengembangan layanan internet atau WiFi melalui Kopdes. Bung Acep yang terpilih sebagai Sekum PERKASA menyampaikan bahwa pengalaman usaha jasa layanan internet dapat menjadi salah satu referensi bagi Kopdes yang ingin mengembangkan usaha serupa.
“Pengembangan usaha harus melihat kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing desa. Layanan internet merupakan salah satu kebutuhan yang dapat dikembangkan sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing Kopdes,” ujar Bung Acep.
Peluang lain yang dibahas adalah sektor pendidikan, termasuk penyediaan kebutuhan sekolah dan peserta didik melalui mekanisme yang tersedia, baik melalui SIPLah maupun pembelian secara langsung sesuai ketentuan.
PERKASA selanjutnya akan mendorong komunikasi dan kerja sama antarkopdes serta membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah desa, UMKM, petani, peternak, nelayan, pemuda dan pelaku usaha untuk memetakan dan mengembangkan potensi ekonomi desa.
Pembentukan PERKASA diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kegiatan ekonomi Kopdes, membuka akses pasar, memperluas kemitraan dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Publikasi : Red@ksi.FRB.com
Diteruskan Berita Terkait
DPP PPRI SOROTI KINERJA PENYIDIK JATANTRAS POLRES METRO BEKASI DAN DESAK SEGERA TANGKAP PELAKU PENGEROYOKAN TERHADAP WARTAWAN
Aswar Ketua DPD KJNI Sulsel Ucapkan Selamat Atas Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional